Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 12:52:22【Kabar Kuliner】759 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(2348)
Artikel Terkait
- Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
- IHSG BEI menguat seiring stabilitas ekonomi domestik
- Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya
- Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
- Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas
- BPS ungkap Oktober selalu alami inflasi bulanan, kecuali pada 2022
- SPPG Polres Madiun sajikan pecel bergizi untuk warga dan pelajar
- Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
- Pemkot Bandung salurkan bantuan bagi warga terdampak puting beliung
- Kasus ompreng MBG palsu, BGN tegaskan bahan harus stainless steel 304
Resep Populer
Rekomendasi

Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang

SPPG Polda Maluku kawal mutu dan ketepatan distribusi MBG ke sekolah

BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi

BGN bilang Bali masih butuh banyak SPPG untuk layani MBG

Polda Kepri periksa tujuh ABK Kapal Shing Xing dalam dugaan TPPO

Mematri gerakan energi lestari dari sekolah berdikari

SPPG Sawahlunto awasi ketat proses cuci ompreng MBG secara berlapis

BPS: Konsumsi RT tumbuh 4,89 persen, disokong transportasi